Saturday, September 14, 2013

goes to JOGJA with E-social 5


kali ini kelas E sosial kami sedang mengadakan tour ke kota pelajar yaitu kota jogjakarta.

berangkat dari UC pukul 17.30 wib bersama 23orang mahasiswa dan 3 orang dosen. menaiki bus "subur jaya "yang kami sewa dengan harga cukup tinggi kami berangkat ke jaogja karta dengan menempuh perjalanan selama kurang lebih 9 jam . sampai di jogja pada pukul 2 pagi dan pukul 9 kami melanjutkan perjalanan pertama ke daerah bantul . yaitu ke yayasan SaLam atau sekolah alam dimana mereka memberikan kebebbasan dalam memperleh ilmu yang tidak besbasis kurikulum seperti di sekolah nasional yang terlalu banyak memakai peraturan , mereka lebih di ajarkan untuk mengerti hidup dan alam yang mereka tinggali.

lokasi ke 2 adalah di yayasan satu nama , mereka adalah sebuah lembaga yang melestarikan tanaman obat sebagai media berenterpreneur , mereka mengajarkan kepada masyarakat bagaimana menjadikan tanaman tanaman berikut menjadi sumber ekonomi bagi mereka dan melestarikan lingkungan yang berada di sekitar daerah tersebut.

lokasi ke 3 adalah sebuah rumah makan yang sangat unik yang bernama RAMINTEN yang menunjukkan sebuah unsur tradisional dalam setiap elemen di restoran tersebut.

lokasi ke 4 adalah jalan malioboro -- shopping timeeee !! ^.^

hari ke 2 tujuan kami adalah ke yayasan bethesda. yayasan ini bergerak di bidang kesehatan yang membantu rakyat pada saat terjadi bencana, mereka berusaha menjadi yang pertama kali hadir dan membantu pada saat terjadinya bencana alam seperti gempa , banjir , dll

lokasi selanjutnya adalah ke yayasan mandiri yang semua anggota di dalamnya adalah penyandang cacat mereka membuat bermcam macam mainan edukatif untuk anak tk yang di gunakan untuk pembelajaran di sekolah sekolah.

setelah itu kami melanjutkan perjalanan pulang ke surabaya dan sampai di sana pukul 1 dini hari ..
nice trip! :)

Monday, September 9, 2013

Week 6 esocial

Minggu ke 6 e sosial ...

Membahas tentang  beberapa komunitas sosial yang ada di indonesia....
Yang di bahas oleh pak dewa adalah sebuah bisnis yang bertujuan untuk mengembangkan bakat orang di sekitarnya dengan tujuan untuk membantu anak remaja di jakarta yang memiliki ketergantungan narkoba dan sedang di rehabilitasi.

Penjelasan mengenai prinsip pengembangan yang di jelaskan oleh pak eko ..

Ada 12 prinsip yaitu : 
  1. Integrated Development
  2. Human Rights
  3. Sustainability
  4. Empowerment
  5. The Personal and The Political
  6. Community Ownership
  7. Self Reliance
  8. Independence from the state
  9. Immediate goals and ultimate visions
  10. Organic Development (berdasarkan inisiatif dan potensi pengembangan yang tumbuh dari masyarakat sendiri)
  11. The pace of development
  12. External Expertise (menggunakan keahlian dari luar yang diperlukan)

Lalu penjelasan terahir mengenai study tour kejogja yang akan kami lakukan seminggu lagii tanpa persiapan apapun =.="

Kami bertujuan akan melihat langsung contoh bisnis sosial yang ada dijogjakarta yang akan dapat menginspirasi kita =)

Wednesday, September 4, 2013

sikologi media week 6

bukti data pornografi di internet : 

Ingin tahu lebih jauh fakta-fakta mencengangkan lainnya tentang pornografi di internet berikut data-datanya:

. 70 Persen Orang Kantoran Buka Situs Porno Saat Jam Kerja
Pornografi masih menjadi konsumsi tertinggi bagi para pengakses internet. Parahnya menurut majalah online goodmagazine.com, para user ini mengakses situs porno justru pada jam kerja antara pukul 09.00AM - 17.00PM.

· 12% situs di dunia ini mengandung pornografi.

· 25% yang dicari melalui search engine adalah pornografi.

· 35% dari data yang diunduh dari internet adalah pornografi.

· Setiap detiknya 28.258 pengguna internet melihat pornogafi.

· Setiap detiknya $89.00 dihabiskan untuk pornografi di internet.

· Setiap harinya 266 situs porno baru muncul.

· Kata “sex” adalah kata yang paling banyak dicari di internet.

· Pendapatan US dari pornografi di internet tahun 2006 mencapai $2.84
milyar.

· Pengguna pornografi di internet 72% pria dan 28% wanita.

· 70% traffic pornografi internet terjadi pada hari kerja jam 9.00-17.00.

· Diperkirakan kini ada 372 juta halaman website pornografi.

· Website pornografi diproduksi 3% oleh Inggris, 4% oleh Jerman, dan 89% oleh US.

· Website pornografi yang traffic-nya paling tinggi: AdultFriendFinder,
menduduki peringkat ke-49 dengan 7.2 juta pengunjung.

· Negara-negara yang melarang pornografi: Saudi Arabia, Iran, Bahrain,
Mesir, Uni Emirat Arab, Kuwait, Malaysia, Indonesia, Singapura, Kenya,
India, Kuba, dan Cina

psikologi meddia week 5

-fenomena pornografi di indonesia -

Sexting, Fenomena Baru di Kalangan Remaja. Berbagi file di dunia maya makin populer saja belakangan ini, mulai dari foto, video, audio, ebook, applikasi dan masih banyak lagi. Seiring dengan banyaknya aktifitas ini, maka berbagai file sharing pun bermunculan di Internet. 4shared.com, ziddu, picasa, youtube bahkan social media pun bisa digunakan sebagai tempat saling berbagi ke orang - orang terdekat kita.

Dalam sosial media seperti facebook, twitter, atau sejenisnya kita dapat dengan bebas berbagi foto video, rayuan gombal, kata - kata mutiara bijak bahkan sampai ke kontent - kontent dewasa semisal gambar porno, cerita sex terbaru, video mesum dll. Walaupun aktifitas tersebut melanggar UU Pornografi, namun aktifitas tersebut masih tetap mewabah. Kegiatan berkirim kontent dewasa dan biasanya terjadi antar posel tersebut disebut juga sexting atau Sex dan Chatting.




Fenomena sexting yang kian meluas terutama dikalangan remaja adalah akibat dari kemajuan teknologi yang tidak terkendali dan lepas kontrol. Kemajuan dibidang gadget, merupakan andil yang sangat besar menjamurnya aktifitas sexting.

Dulu file seperti foto, video, musik , kita tidak dapat menyimpannya dalam sebuah gadget genggam.Kita dapat berinteraksi dengan file - file tersebut ( video/ mp3 : red ) hanya bisa menggunakan sebuah player yang terhubung dengan televisi. Sementara untuk file foto, kita hanya bisa melihatnya setelah direposisi di jasa cetak foto semisal Fuji Film. Pada masa - mas itu berbagi file sangat jarang kita lakukan.

Berbeda dengan sekarang ini, yang kebanyakan gadget genggamnya bisa menyimpan file - file seperti diatas dan juga format file lain seperti *.doc, *.pdf, *.txt dll serta ditunjang dengan segi koneksi yang mumpuni, tak heran sebuah gambar porno bisa merebak luas dalam waktu hanya hitungan detik. Dari segi privasipun juga bisa lebih diandalkan. Dengan video porno sebesar 15 MB, kita dapat mengirim kepada teman dengan bantuan si gigi biru dalam hitungan menit tanpa ada orang lain yang mengetahuinya. Sungguh - sungguh sangat privasi bukan?




Akibat adanya sexting ini, kalangan terhormat, selebritis bahkan pemimpin sekalipun bisa sangat terpuruk pamornya. Selebritis papan atas Indonesia namanya jatuh gara - gara skandal videonya tersebar luas jadi konsumsi publik. Contoh lain, video skandal dewan, foto bugil artis xxx dan masih banyak lagi aktifitas sexting yang berujung jatuhnya nama baik si pelakunya.

Jangan sekali - kali melakukan sexting, karena bahayanya sangat besar. Setelah foto anda terkirim, kamu akan kehilangan kendali atas gambar tersebut, dan tidak mungkin untuk menariknya kembali. Penerima dapat meneruskan gambar itu, menyalinnya, mempostingnya secara online, atau membaginya dengan siapa pun. Selain kerugian emosional yang dapat ditimbulkan karena gambar seksi kamu dibagi ke seluruh sekolah atau komunitas, reputasimu juga bisa rusak. Ingat, begitu foto tersebar, tidak mungkin menariknya kembali.

Akhir kata, kemajuan teknologi bisa berdampak 2 sisi yaitu sisi negatif dan sisi positif. Jadi apapun alasannya, jangan pernah melakukan sexting. Budayakan berinternet sehat dimana saja dan kapan saja, agar hal - hal yang tidak kita inginkan, tidak terjadi dengan kita.

e social week 5

E social week ke 5 kali ini adalah kelas kapita selekta.

saya mengikuti kelas dari bapak adi kusrianto , yang membahas produk indonesia yang di sukai mancanegara,,
menurut sa areaya inti dari kelas ini tidak begitu penting bagi produk E sosial saya karena di kelas ini hanya membahas produk insonesia seperti kelapa sawit , kopi , minyak kesturi dll sebagai produk yang di ekspor dengan jumlah yang sangat besar dan banyak di konsumsi masyarakat mancanegara.

Monday, August 26, 2013

E social week 4


E sosial minggu ke 4 kemarin membahas bagaimana cara membuat artikel yang baik dan benar. dan kami di tugaskan untuk membuat 1 artikel tentang masalah sosial yang sedang mem booming di kota surabaya ini .. berikut adalah artikel saya ... ^.^



Urbanizzazione akankah selalu menjadi sampah kota ?

By: Gusti Michell Lie - 30111041


Urbanisasi atau dalam bahasa italy di sebut Urbanizzazione adalah sebuah siklus perpindahan dari desa ke kota, cerita klasik pada saat arus balik lebaran dan sering kali dianggap menjadi permasalahan utama bagi kota besar seperti surabaya ini. Menurut data dari dinas kependudukan dan catatan sipil sejumlah 0,5 sampai 1 persen dari sekitar 2.885.862 jiwa jumlah penduduk Surabaya bertambah setiap usai lebaran dengan luas kota hanya kurang lebih 29.000 hektar. 


Ratusan bahkan ribuan orang dari luar surabaya berbondong – bondong untuk menukar dirinya dengan sesuap nasi bagi dirinya maupun keluarganya dengan bekal diri seadanya. Kebanyakan mereka yang berdatangan adalah merka yang tidak memiliki keahlian khusus sehingga menjadi penganguran di kota asalnya, mereka yang mempunyai mindset bahwa di kota besar “tidur saja dapat menghasilkan uang “ adalah sebuah kelebihan yang tidak ada di kota asal mereka. 

kebanyakan mereka datang ke kota besar seperti di surabaya berfikir untuk menghasilkan uang dengan menjadi pengamen , pengemis , gelandangan , buruh kasar , copet , pedagang kaki lima ,tukang koran dan bermacam pekerjaan yang tidak memerlukan kemampuan intelektual untuk melakukannya. 

Namun dibalik semua nilai negatif yang ada arus urbanisasi juga memberikan timbal balik kepada kota surabaya banyaknya pembangunan infrastruktur pada 5 tahun terakhir ini semakin bertambah. Mulai dari pertokoan , perumahan , fasilitas umum , sampai dengan pembangunan umum memerlukan tenaga kerja yang tidak sedikit dan mulai susah untuk mendapatkan tenaga kerja yang merupakan penduduk asli surabaya, karena sebagian penduduk surabaya sudah banyak yang memiliki keahlian masing masing maka para pendatang baru inilah yang bekerja utuk banyaknya pembangunan yang dilakukan oleh instansi pemerintah swasta maupun perorangan. 

Banyaknya pabrik yang membutuhkan pegawai kasar adalah salah satu yang mendapat dampak positif dari urbanisasi tersebut, standar pendidikan yang sudah lebih maju daripada di kota lain membuat pabrik yang membutuhkan tenaga kasar tidak begitu di minati oleh penduduk asli surabaya, banyak pekerjaan lain yang lebih layak untuk seseoarang lulusan sma maupun lulusan S1. Sehingga merekalah para pendatang yang datang dari luar surabaya yang meminati pekerjaan tersebut. 

Tugas pemerintah adalah memberikan pengharapan bagi datangnya orang-orang kreatif pencipta pekerjaan, bukan hanya mereka yang mengandalkan peluang yang sudah ada. Untuk inilah pemerintah harus terus membangun. Bukan hanya untuk keberhasilan politik perseorangan, tapi membuat keseimbangan pertumbuhan secara terus-menerus. Untuk memberi pengharapan bahwa siapapun yang tinggal di kota ini bisa berkembang, ikut menentukan kemajuan.

Tapi sejauh mana mereka tetap dibutuhkan. Jawabannya sepanjang peluang pekerjaan untuk mereka tetap ada. Jika tidak, maka mereka akan menjadi beban kota. Berbagai masalah sosial di perkotaan biasanya terjadi karena kesenjangan antara jumlah tenaga dan peluang yang ada. Kesenjangan antara kemampuan sumber daya manusia dengan kebutuhan tenaga kerja. Ketimpangan antara sektor-sektor yang berkembang dengan sumber daya yang tersedia.

Semakin tinggi laju urbanisasi yang terjadi maka semakin berkembanglah kota tersebut karena jika kota tersebut tidak memiliki daya tarik ekonomi yang tinggi maka tida akan ada laju urbanisasi tersebut. jika suatu kota tidak mengalami urbanisasi maka dapat di katakan kota tersebut adalah kota mati dan tidak akan berkembang. Banyak kota lain yang mengalami laju urbanisasi yang tinggi seperti di jakarta , semarang, bandung bahkan di luarnegeri seperti di bangkok , tokyo , seoul , paris dll menjadi kota besar dan berkembang karena dampak urbanisasiyang tinggi. 

Urbanisasi memang menjadi masalah besar jika itu di lakukan secara berlebihan dan besar besaran , sesuatu yang berlebihan memang tidak selalu berdampak baik, maka dari itu tergantung seberapa efektif peran pemkot dalam menangani laju urbanisasi tersebut apakah dapat berdampak baik untuk suatu kota atau justru berdampak sebaliknya.

Tuesday, August 20, 2013

social enterpreneur week 3

Karena minggu kemarin saya tidak hadir kelas E sosial maka saya mencari apa itu LFA di internet , berikut ringkasan yang saya dapat....

  • Logical Framework Analysis (LFA) adalah instrumen analisis, presentasi dan manajemen yang dapat membantu perencana untuk menganalisis situasi eksisting, membangun hirarki logika dari tujuan yang akan dicapai, mengidentifikasi resiko potensial yang dihadapi dalam pencapaian tujuan dann hasil, membangun cara untuk melakukan monitoring dan evaluasi terhadap tujuan (output) dan hasil (outcomes), menyajikan ringkasan aktivitas suatu kegiatan serta membantu upaya monitoring selama pelaksanaan implementasi proyek (Ausguidline, 2005).

  • LFA digunakan ketika melakukan identifikasi dan penjajagan dalam penyusunan proposal, menyiapkan disain proyek/program dalam suatu sistematika dan kaitan yang masuk akal, penilaian disain proyek/program, memutuskan persetujuan untuk pelaksanaan proyek/program, monitoring dan evaluasi kemajuan (progress) dan kinerja (performance) program.

  • LFA juga dapat digunakan sebagai petunjuk teknis dalam pengelolaan program,  atau tepatnya kemampuan tehnis, bahwa yang bersangkutan mempunyai kemampuan tehnis  dalam menyelenggarakan suatu program. Logical Framework sebagai kemampuan tehnis program karena  dapat digunakan  sebagai alat untukPerencanaan, Penilaian, Monitoring dan Evaluasi dari kegiatan-kegiatan dalam program yang telah dibuat.


Dalam pelaksanaannnya Logframe  disusun dalam bentuk Matrix  atau biasa disebut dengan logframe matrix yang terdiri atau mempunyai 4 elemen dasar  yaitu
  1. Hubungan antara Goals, Objectives, Outputs dan Activities
  2. Logika Vertikal dan Logika Horisontal
  3. Indikator
  4. Asumsi dan resiko yang perlu diindetifikasi pada tahap penyusunan program
  • Goals  dalam kerangka logis (logframe) adalah tingkatan dengan tujuan tertinggi, merupakan hasil akhir tetapi  diluar control programObjectives atau sasaran program  merupakan Rincian/Bagian dari Goal, namun objectives atau sasaran ini selalunya diluar kontrol program. Goal dan Objectives diluar kontrol program karena kegiatan-kegiatan tidak langsung mempengaruhinya tetapi dapat dicapai dengan gabungan beberapa dari program yang satu dengan program yang lainnya.  Sedangkan Outputsitu sendiri adalah hasil spesifik apa yang harus diperoleh sesudah program berakhir  dan Aktivities adalah Kegiatan-kegiatan apa yang harus disusun untuk memperolehoutputs.


  • Dalam matriks logframe kita juga dapatkan istilah Objectively Verifiable Indicatorsatau disingkat OVI yaitu  atau dalam bahasa Indonesia disebut indikator verifikasi sasaran tujuan, mengarahkan kita untuk bagaimana kita tahu bahwa program itu berhasil, membantu kita untuk klarifikasi, membantu kegiatan monitoring dan evaluasi  dan penggunaannya   atau indikatornya dibuat dengan pendekatan SMART (Specific, Measurable, Attainable, Realibility and Timely).

  • Kolom lainnya dalam matrik kerangka logis adalah Means of Verification atau disingkat (MOV)  atau dalam bahasa Indonesia disebut dengana cara verifikasi yaitu  Data-data yang bisa menunjang, sejauh mana data yang dikumpulkan tersebut bermanfaat. Contoh hasil penelitian,  Data SDKI, Sensus dan lain-lain. Dan terakhir adalah kolom Risk and Assumptions (resiko dan asumsi). Ditulis berbagai kemungkinan yang terjadi yang dapat mempengaruhi berhasil atau gagalnya suatu proyek atau program.



Kesimpulannya
Secara umum penggunaan LFA masih terbatas bertujuan untuk penyusunan suatu proyek, padahal LFA dapat dimanfaatkan dalam proses evaluasi. Pemahaman yang lebih terhadap LFA dibutuhkan dalam upaya pemanfaatan LFA secara maksimal dan tidak hanya terpaku pada penyusunan suatu proyek. Pendekatan SMART yang dimiliki LFA merupakan pendukung kegiatan monitoring dan evaluasi serta untuk menemukan indikator keberhasilan dari suatu program.