Tuesday, August 20, 2013
Tuesday, August 13, 2013
social Enterpreneur
Holiday reflection ..
Dari cerpen yang saya baca yang berjudul seorang wanita dan pangeran dari utara karya Bre redana -kompas 24 /4/ 1992 memgisahkan seorang wanita yang sangat setia menunggu pamgeran nya yang tidak pernah datang yang selalu setia dan sabar dalam penantiannya yang tak kunjung memberikan hasil.
Refleksi linuran saya adalah ketika nerada di kuala lumpur saya menemukan sebuah daerah yang komunitas di daerah tersebut ratarata adalqh orang buta. Dan di situ ada sebuah yayasan khusus untuk penampungan orang buta dan banyak tempat yag mengandalkan twnaga orang buta untuk bekerja di sana sakah satu contohnya adalah blind massage center .
Dari cerpen yang saya baca yang berjudul seorang wanita dan pangeran dari utara karya Bre redana -kompas 24 /4/ 1992 memgisahkan seorang wanita yang sangat setia menunggu pamgeran nya yang tidak pernah datang yang selalu setia dan sabar dalam penantiannya yang tak kunjung memberikan hasil.
Refleksi linuran saya adalah ketika nerada di kuala lumpur saya menemukan sebuah daerah yang komunitas di daerah tersebut ratarata adalqh orang buta. Dan di situ ada sebuah yayasan khusus untuk penampungan orang buta dan banyak tempat yag mengandalkan twnaga orang buta untuk bekerja di sana sakah satu contohnya adalah blind massage center .
Saturday, August 3, 2013
social enterpreneurship week II
social enterpreneurship minggu ke dua membahas tentang program MDG yang di rencanakan masing masing kelompok. kelompok kami memilih permasalahn MDG yang ke 7 yaitu adalah permasalahan lingkungan yang ada di indonesia ini. kami membuat program untuk sebuah gerakan membuang sampah dan menjaga kebersihan lingkungan kita, melalui web kita akan membuat sebuah tips sederhana yang akan di aplikasikan ke masyarakat dengan mudah. namun program kami mendapat pendapat saran dengan merubah media yang di gunakan menjadi media twitter untuk mendapat banyak respon dari masyarakat. dan mengadakan seminar ilmiah yang mengangkat tema lingkungan sehingga dapat memberikan referensi untuk orang awam agar menjaga lingkungan dengan baik.
Friday, August 2, 2013
psikologi media
Salah satu fungsi blog adalah sebagai media bertukar informasi, pendapat dan ide-ide serta sebagai tempat berekspresi di dunia maya. Tidak jarang sahabat blogger menjadi ketagihan dengannya (dunia blogging). Sehari tidak buka blog, seperti ada yang kurang dalam aktivitas keseharian. Dia adalah teman yang senantiasa menemani kesendirian, menampung ide-ide yang ada di kepala sehingga bisa berpindah dan mempengaruhi kepala-kepala pembaca blog. Dia adalah teman dan cermin dalam kehidupan.
Jika sahabat blogger melihat lebih dalam isi blog-blog yang ada, maka sobat blogger dapat melihat sisi kepribadian blogger-blogger yang ada selama ini. Kita akan bahas beberapa dari mereka.
Oke sahabat blogger, dimana posisi kepribadian sobat dalam dunia blogging? Silahkan diteruskan aktivitas bloggingnya. Mari berbagi, dalam dunia maya, dimanapun posisi anda, itu adalah pilihan anda. Tapi saran dari saya, jika ada sobat blogger pemulung melintas membaca artikel ini, segeralah tobat, sebelum di buat tobat. Rumah sobat bisa saja di bakar oleh blogger lain, dan om google tidak akan membuka pintunya untuk anda.
Jika sahabat blogger melihat lebih dalam isi blog-blog yang ada, maka sobat blogger dapat melihat sisi kepribadian blogger-blogger yang ada selama ini. Kita akan bahas beberapa dari mereka.
- Blogger Idealis.
- Aktivitas sahabat blogger ini lebih kepada aktivitas menguras apa yang ada didalam kepalanya. Tujuannya hanya satu, isi kepalanya harus keluar. Apa yang ditulis, betul-betul hasil pemikiran dan pandangannya terhadap sesuatu. Dia tidak peduli, siapa yang akan membaca dan mengunjungi blognya, mau senang atau benci tidak menjadi masalah. Yang jelas orang tahu, begitulah apa yang dipikirkannya. Biasanya, tampilan blognyapun agak sederhana, sehingga tamu yang datangpun agak kurang, mungkin tamu beranggapan, blogger yang satu ini kurang ramah.
- Biasanya tulisannya sangat disukai oleh om google, hanya saja selalu jadi korban kopas (kopi paste), tapi itupun bagi dia tidak jadi masalah, yang penting misinya tercapai, bisa mempengaruhi orang-orang yang membaca tulisannya.
- Blogger Realistis.
- Kalau bisa saya mengatakan, inilah blogger sejati. Dia menulis sesuai dengan kebutuhan orang-orang. Perkiraan antara waktu, tempat dan pemikirannya harus pas dengan apa yang akan ditulisnya. Kalau blogger idealis lebih kepada bagaimana mengubah pemikiran orang-orang, dia lebih banyak berbagi tentang bagaimana cara menghadapi suatu masalah, lebih praktis. Dia menyediakan tips-tips pemecahan masalah.
- Jika kita perhatikan angka blogger realis di dunia maya, mungkin ini yang terbanyak. Tampilan blognyapun sangat unik dan mempengaruhi trend blogger yang lain. Jika kita berkunjung ke om google, dia akan menempati halaman pertama di rumah om google. Pengungjungnya sangat banyak, sehingga pengiklan sangat tertarik kepala blogger realis ini.
- Blogger Ekspresif
- Ini adalah aktivis blogger yang murah senyum. Di mana-mana pasti terpampang foto-foto, baik di dalam posting blog, sidebar, header blog, bahkan dalam icon blog sekalipun, gambar fotonya kita temukan. Blognya biasanya agak berat untuk di buka. Persentase postingan foto-foto mungkin lebih banyak daripada postingan tulisan. Dia ingin berkomunikasi dengan ekspresi gaya foto.
- Blogger ekspresif biasanya adalah blogger baru. Dia cukup idealis, tetapi sejalan dengan pengenalannya dengan dunia blogging, dia akan mengikuti trend yang ada.
- Blogger Informis
- Tidak salah mungkin kalau dia adalah seorang tukang gosip atau wartawan. Ada-ada aja info yang di tulis dalam blognya. Dia selalu up to date dengan berita-berita yang ada. Kalau tidak dapat berita terbaru, kegiatan sehariannya hari inipun bisa dia sulap menjadi sebuah berita dalam blognya.
- Blogger informis ini aktif menulis, kemungkinan juga suka jalan-jalan. Dari aktivitas itulah dia melaporkan kegiatan-kegiatannya tersebut. Suka berkunjung ke blog orang untuk mencari inspirasi baru.
- Blogger Pemulung (Tukang Sampah)
- Dari namanya saja, mungkin sahabat blogger sudah tahu, sahabat blogger kita yang satu ini aktivitasnya sama dengan pemulung sampah. Berkunjung sana sini ke blog orang, ambil sana sini, tanpa ada daur ulang atau sedikit daur ulang posting ke blognya sendiri dan menyatakan ini dia hasil karyanya. Pencuri dalam dunia blogging…..
- Blogger pemulung sebenarnya terinspirasi ingin eksis dalam dunia maya, sehingga mengambil jalan pintas, kopas blog orang. Blogger pemulung tidak bisa dipercaya, sehingga saya sarankan, jangan ada yang membuka blog pemulung ini, apalagi berkomentar pada blognya. Dia tambah semangat untuk eksis jika ada yang memperhatikan. Dalan istilah psikologi, dia ini penderita narsistik, dan kalau gangguan seksualnya disebut ekshibisionis.
Oke sahabat blogger, dimana posisi kepribadian sobat dalam dunia blogging? Silahkan diteruskan aktivitas bloggingnya. Mari berbagi, dalam dunia maya, dimanapun posisi anda, itu adalah pilihan anda. Tapi saran dari saya, jika ada sobat blogger pemulung melintas membaca artikel ini, segeralah tobat, sebelum di buat tobat. Rumah sobat bisa saja di bakar oleh blogger lain, dan om google tidak akan membuka pintunya untuk anda.
Thursday, August 1, 2013
psy media - II
Lagi-lagi facebook, yang membuat ratusan orang menjadi ketagihan dengannya. Sebagai salah satu jejaring sosial terbesar didunia dan terpopuler di Indonesia, facebook ternyata memiliki efek yang besar dalam kehidupan keseharian penggunanya.
Sebagian pengguna facebook menjadi ketagihan dan ketergantungan dengan jejaring sosial yang satu ini. Sebuah fenomena dunia maya yang mempengaruhi efek psikologis. Dalam keadaan dan situasi apapun, seorang yang ketergantungan dengan facebook, akan berusaha untuk berinteraksi dengan dunia maya, walau hanya sekedar update status.
Memang banyak tipe kepribadian pengguna facebook. Ada yang menggunakan facebook sebagai sarana berinteraksi, yang tidak bisa dilakukan dalam dunia nyata secara efesien dan cepat. Tetapi bagaimanapun modernnya dunia jejaring sosial dalam membangun sebuah interaksi sosial, tidak akan menggantikan peran penting interaksi sosial yang sesungguhnya di dunia nyata. Bahkan ada pengguna facebook yang aktif di dunia jejaring sosial ini dan seakan-akan menarik diri dalam kehidupan sosial yang nyata, ini adalah sebuah tingkah laku yang akan membentuk tingkah laku yang abnormal.
Tingkah laku abnormal sebagai akibat dari ketergantungan dengan jejaring sosial dunia maya, karena pada dasarnya dunia maya bukanlah sebuah kehidupan “nyata”. Apa yang ada dalam dunia maya tidak semuanya ada dalam dunia nyata, bahkan apa yang ditampilkan dalam jejaring sosial tersebut, biasanya juga adalah sebuah kepalsuan. Misal saja, seseorang yang pendiam di dunia nyata, tetapi sangat rajin update status setiap saat. Ini adalah contoh bahwa aktivitas dunia nyata dan dunia maya dalam mengungkapkan sisi-sisi kepribadian sangat berbeda.
Apa yang menyebabkan perbedaan tersebut? Bisa saja perbedaan itu karena seseorang tidak bisa berinteraksi langsung dengan kehidupan nyata, dan dunia maya adalah sebuah pelarian. Di dunia nyata tidak ada yang mau mendengarkan, tetapi di dunia maya mereka mempunyai beribu-ribu teman yang siap memberikan comment back, terhadap satusnya. Semakin rajin seseorang memberikan comment, semakin banyak pula comment back yang akan didapatkannya. Apakah comment back yang diterima itu adalah sebuah perhatian yang tulus? Tergantung pada niat hati masing-masing.
“Lagi marah, masuk kamar, tutup pintu, up date status”, atau “ada kecelakaan di depan, berhenti sebentar, ambil HP, up date status”, atau “lagi berantem sama pacar, ganti status berpacaran, jadi single”, dan lain-lain. Yang jelas, orang yang mengalami ketergantungan dengan facebook, biasanya menganggap kehidupan sosial nyata tidak penting lagi, dan jejaring sosial dunia maya adalah jawaban yang instan. Padahal, yang logic adalah memecahkan masalah secara real dan jantan dan menghadapinya secara jantan pula di dunia nyata.
Friday, July 26, 2013
Week 1
Week 1 .
Ada 2 dosen baru di kelas ESosial kali ini ,namun ibu inita tidak lagi menjadi fasilitator kami. Jadi total ada 3 dosen yang menjadi fasilitator kelas E kami..
Kelas pertama di smt 5 ini membahas tentang MDG , berikut keterangan tentang MDG
MDGs
Week 1 .
Ada 2 dosen baru di kelas ESosial kali ini ,namun ibu inita tidak lagi menjadi fasilitator kami. Jadi total ada 3 dosen yang menjadi fasilitator kelas E kami..
Kelas pertama di smt 5 ini membahas tentang MDG , berikut keterangan tentang MDG
Millennium Development Goals
Millennium Development Goals (MDGs) atau dalam bahasa Indonesia diterjemahkan menjadi Tujuan Pembangunan Milenium, adalah sebuah paradigma pembangunan global, dideklarasikan Konperensi Tingkat Tinggi Milenium oleh 189 negara anggota Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) di New York pada bulan September 2000. Dasar hukum dikeluarkannya deklarasi MDGs adalah Resolusi Majelis Umum Perserikatan Bangsa Bangsa Nomor 55/2 Tangga 18 September 2000, (A/Ris/55/2 United Nations Millennium Development Goals).
Semua negara yang hadir dalam pertemuan tersebut berkomitment untuk mengintegrasikan MDGs sebagai bagian dari program pembangunan nasional dalam upaya menangani penyelesaian terkait dengan isu-isu yang sangat mendasar tentang pemenuhan hak asasi dan kebebasan manusia, perdamaian, keamanan, dan pembangunan. Deklarasi ini merupakan kesepakatan anggota PBB mengenai sebuah paket arah pembangunan global yang dirumuskan dalam beberapa tujuan yaitu:
1 . Menanggulangi Kemiskinan dan Kelaparan,
2. Mencapai Pendidikan Dasar untuk semua,
3. Mendorong Kesetaraan Gender, dan Pemberdayaan Perempuan,
4. Menurunkan Angka Kematian Anak,
5. Meningkatkan Kesehatan Ibu,
6. Memerangi HIV/AIDs, Malaria dan Penyakit Menular Lainnya,
7. Memastikan Kelestarian Lingkungan Hidup, dan
8. Membangun Kemitraan Global untuk Pembangunan.
Setiap tujuan menetapkan satu atau lebih target serta masing-asing sejumlah indikator yang akan diukur tingkat pencapaiannya atau kemajuannya pada tenggat waktu hingga tahun 2015. Secara global ditetapkan 18 target dan 48 indikator. Meskipun secara glonal ditetapkan 48 indikator namun implementasinya tergantung pada setiap negara disesuaikan dengan kebutuhan pembangunan dan ketersediaan data yang digunakan untuk mengatur tingkat kemajuannya. Indikator global tersebut bersifat fleksibel bagi setiap negara.
Deklarasi MDGs merupakan hasil perjuangan dan kesepakatan bersama antara negara-negara berkembang dan maju. Negera-negara berkembang berkewajiban untuk melaksanakannya, termasuk salah satunya Indonesia dimana kegiatan MDGs di Indonesia mencakup pelaksanaan kegiatan monitoring MDGs. Sedangkan negara-negara maju berkewajiban mendukung dan memberikan bantuan terhadap upaya keberhasilan setiap tujuan dan target MDGs.
Dari penjelasan di atas kami memperoleh tugas dari parafasilitator untuk membuat sebuah program. Untuk membantu melaksanakan program dari MDG tersebut.
Pengaruh media bagi psikologi anak . By:http://www.metrotvnews.com
Metrotvnews.com: Menonton televisi menjadi kebiasaan. Bahkan bagi sebagian anak zaman sekarang, kegiatan itu menjadi rutinitas. Orangtua perlu berhati-hati. Sebab, tayangan televisi bisa saja berdampak buruk pada psikologi anak.
Banyak kandungan dalam tontonan televisi, seperti kekerasan dan tayangan berbau seks. Di sinilah, orangtua sangat perlu menyaring tayangan aman untuk anak-anak.
Ketua Yayasan Pengembangan Media Anak, B Guntarto, membenarkan tayangan televisi hanya menonjolkan aspek hiburan. Unsur edukasinya sangat minim sekali. Ia menyayangkan itu sebab jumlah stasiun televisi di Indonesia cukup banyak.
Lalu bagaimana tayangan aman untuk anak? Dalam 811 Show Metro TV di Jakarta, Guntarto pun menjawabnya dalam beberapa kategori:
1. Kategori aman
Artinya tayangan mengandung pendidikan positif, memberi motivasi, dan menanamkan sikap percaya diri pada anak. Bila tayangannya menghibur, tak ada unsur negatif di dalamnya. Meski demikian, orangtua wajib mendampingi anak-anak saat menonton.
"Lebih bagus lagi jika menghibur sekaligus ada edukasinya. Walaupun edukasi memang tidak mudah dibuat," ujar Guntarto, Rabu (19/6).
2. Kategori hati-hati
Tayangannya menyeimbangkan kandungan positif dan negatif. Lantaran itu, orangtua perlu mendampingi dan mengenalkan kandungan positif pada anak.
Orangtua perlu mewaspadai kategori hati-hati, karena sifatnya abu-abu. Sehingga orangtua bisa saja bingung.
"Terkadang di keluarga tertentu sebuah tayangan dianggap aman, namun dikeluarga lain bahaya. Tergantung perkembangan anaknya juga," tambahnya.
3. Kategori bahaya
Tentunya, tayangan yang memiliki banyak muatan negatif. Guntarto menyarankan orangtua tak membiarkan anak menonton tayangan tersebut.
Contohnya, film kartun asal Jepang yang mengisahkan kehidupan remaja. Biasanya ada unsur kekerasan dan ceritanya rumit. Itu membahayakan perkembangan pola pikir anak. Namun anak-anak di Indonesia menontonnya.
Selain itu, penggunaan bahasa dalam tayangan pun perlu menjadi pertimbangan. Kadang, ada pesan baik dalam tayangan tersebut. Sayangnya, pemilihan bahasanya salah. Tentunya itu juga berbahaya.(Lesi Setiawati)
Subscribe to:
Posts (Atom)