minggu terakir di kelas soc e..
banyak sharing dari para dosen yang membuat kita tertarik mendengarkan yang pertama dari ibu ian , beliau bercerita tentang pengalaman menjadi mentor di sampoerna foundation yang membutuhkan adaptasi sangat besar untuk bisa menjadi seseorang yang berdampak bagi lingkungan sekitarnya. sharing dari bapak nur mengenai profesi lain yang bergerak di dunia yang berbanding jauh dengan kehidupannya , berkomunikasi dengan para "gay" yang seharusnya beliau berjaga jarak kepada mereka naamun tetap ingin memiliki dampak bagi kaum tersebut merupakan hal yang sangat dapat di kategorikan sebagai social preneur
Wednesday, May 22, 2013
Wednesday, May 15, 2013
week 14
week 14 di kelas social enterpreneur hari ini kita medengarkan sharing dari teman sekelas yang sudah melakukan wawancara kepada tiap tiap lembaga.
dari beberapa team yang majusalah satu yang menarik perhatian saya adalah team yang berangkat ke kampoeng kids di malang . berhubung saya sangat menyukai anak kecil saya sangat tertarik untuk mendengar sharing dari mereka. tenyata jauh dari yang ada di pikiran saya , saya pikir kampoeng kids hanya sebuah tempat out bound biasa , namun disana banyak ha berbeda yang di ajarkan seperti unsur unsur enterpreneurship yang di masukkan keddalam beberapa materi permainannya sehingga anak anak dapat mengetahui sejak dini apa yang di artikan dengan enterpreneur itu sendiri dan dapat di aplikasikan dalam usia mereka yang cenderung masih anak anak tersebut.
dari beberapa team yang majusalah satu yang menarik perhatian saya adalah team yang berangkat ke kampoeng kids di malang . berhubung saya sangat menyukai anak kecil saya sangat tertarik untuk mendengar sharing dari mereka. tenyata jauh dari yang ada di pikiran saya , saya pikir kampoeng kids hanya sebuah tempat out bound biasa , namun disana banyak ha berbeda yang di ajarkan seperti unsur unsur enterpreneurship yang di masukkan keddalam beberapa materi permainannya sehingga anak anak dapat mengetahui sejak dini apa yang di artikan dengan enterpreneur itu sendiri dan dapat di aplikasikan dalam usia mereka yang cenderung masih anak anak tersebut.
Wednesday, May 8, 2013
week 13
week1 3
minggu ini kelas social di liburkan ttapi ada ganti dari kelas tersebut yaitu mewawancarai sejumlah bisnis sosial yang sudah berkembang pesat di indonesia. kelompok kami mendapat bagian untuk bisnis di bidang buku , yaitu TOGA MAS , namun sayang sekali owner dari PT.Toga Mas tersebut belum dapat di wawancarai minggu ini di karenakan sedang berada di luar kota sampai minggu depan..
jadii tunguu postingan saya minggu depan mengenai project saya yang satu inii yaaaaa... :D
minggu ini kelas social di liburkan ttapi ada ganti dari kelas tersebut yaitu mewawancarai sejumlah bisnis sosial yang sudah berkembang pesat di indonesia. kelompok kami mendapat bagian untuk bisnis di bidang buku , yaitu TOGA MAS , namun sayang sekali owner dari PT.Toga Mas tersebut belum dapat di wawancarai minggu ini di karenakan sedang berada di luar kota sampai minggu depan..
jadii tunguu postingan saya minggu depan mengenai project saya yang satu inii yaaaaa... :D
Thursday, May 2, 2013
week 12
week 12
NO THEORY TODAY !!
hehehehe.. kelas minggu ini hanya membuat sebuah poster dengan beberapa temaa permasalahan sosial yang ada di lingkungan kita..kelompok saya mendapat tema tentang " HUMAN TRAFFICKING " contoh kasus human trafficking cukup beragam , namun tantangan yang di berikan adalah mempergunakan alat dan bahan yang adauntuk membuat poster tersebut. tema yang kami pilih adaalah PERDAGANGAN WANITA.
yang membuat suliit di bagian embuat poster adalah ketersediaan alat dan bahan.. kami di minta membuat poster dengan menggunakan koran atau majalah yang ada untuk media visualisasi .. namunn di kelompok kami hanya tersedia majalah mobil , marketers dan buku telephone ... =="
akhirnyaaa kami menemukan satu foto sangat besar bergambar foto RA. KARTINI !! hahahaha cukup good looking untuk di gunakan dalam poster.. setelah mencuri curi majalah dari team lain ahirnya poster kami selesai dengan cukup mamuaskan .. hehe
dari minggu ini saaya mendapat pengalaman untuk menyelesaikan tantangan yang di berikan dengan keminimalan pada suatu keaadaan yang menuntut totalitas agar hasil tersebut dapat memuaskan..
NO THEORY TODAY !!
hehehehe.. kelas minggu ini hanya membuat sebuah poster dengan beberapa temaa permasalahan sosial yang ada di lingkungan kita..kelompok saya mendapat tema tentang " HUMAN TRAFFICKING " contoh kasus human trafficking cukup beragam , namun tantangan yang di berikan adalah mempergunakan alat dan bahan yang adauntuk membuat poster tersebut. tema yang kami pilih adaalah PERDAGANGAN WANITA.
yang membuat suliit di bagian embuat poster adalah ketersediaan alat dan bahan.. kami di minta membuat poster dengan menggunakan koran atau majalah yang ada untuk media visualisasi .. namunn di kelompok kami hanya tersedia majalah mobil , marketers dan buku telephone ... =="
akhirnyaaa kami menemukan satu foto sangat besar bergambar foto RA. KARTINI !! hahahaha cukup good looking untuk di gunakan dalam poster.. setelah mencuri curi majalah dari team lain ahirnya poster kami selesai dengan cukup mamuaskan .. hehe
dari minggu ini saaya mendapat pengalaman untuk menyelesaikan tantangan yang di berikan dengan keminimalan pada suatu keaadaan yang menuntut totalitas agar hasil tersebut dapat memuaskan..
Wednesday, April 24, 2013
week 11
Week ke 11 di social
enterpreneur ini tidak membahas tentang materi yang seperti biasanya tetepi
lebih ke aktivitas game yang menyenangkan . game tersebut di dapat oleh ibu
Ianita selama mengikuti program di jepang. Role play untuk menciptakan smart
city sesuai dengan harapan kami , di pilih 5 aspek penting dalam suatu smart
city yaitu health , technology , energy , food , & mobility. Kami di bentuk
menjadi 5 kelompok dan di minta mengisi ide” apa saja yang akan di kembangkan
dalam aspek tersebut . setiap 5 menit kami di minta berpindah aspek sehinngga
setiap aspek mendapat banyak ide untuk di aplikasikan. Disini saya belajar
untuk lebih kreatif daam mengembangkan suatu ide yang belum real , tanpa harus
takut salah karena di setiap ide yang ada akan mendapat dampaknya masing masing
Wednesday, April 17, 2013
week 10
week 10
kelas kapita selekta -
Sustainability on social entrepreneur by Ianita
kelas ini membahas
tentang sebuah keberlanjutan dari sebuah bisnis enterpreneur di bidang sosial
yang biasanya tidak dapat “long last “ pada bisnis tersebut karena adanya
hambatan tertentu misalnya modal dan sdm yang kurang . sebenarnya sebuah social
enterpreneur dapat di katakan sukses jika memiliki “ Dampak “ pada lingkungan
sosial. Bukan hanya sekedar menjalankan misi untukberbagi kepada sesama namun
harus memiliki dampak bagi orang lain.
Aspek yang ada daalam suatu bisnis sosial adalah
Money + Human + World
Dalam artian money
sebagai modal yang di gunakan, human sebagai obyek dari bisnis sosial tersebut
dan world yaitu harus memiliki dampak untuk lingkungan
Tahap yang dapat di
terapkan untuk membuat sebuah bisnis sosial yang sustainable adalah
1.
Identifikasi permasalahan sosial yang ada dalam lingkungan
2.
Membuat ide
yang dapat memberikan solusi dari permasalahan tersebut untuk menyelesaikan
permasalahan sosial tersebut
Mengetahui perbedaan
antar busiines enterpreneur dengan social enterprener adalah pada pendapatan
yang mereka dapatkan pada Bisnis biasa hanya mengandalkan keuntungan semata ,
melainkan dalam bisnis sosial mereka berusaha untuk memberikan dampak sebesar
besarnya kepada lingkungan .
Be a world class leader
with grassroots understanding
Wednesday, April 10, 2013
week 9
week 9 VALUE ADDITION adalah satu elemen penting dalam sebuah bisnis itu adalah inti dari pertemuan minggu ke 9 ini kelas Social entrpreneur , kami mendapatkan kesempatan di ajar oleh dosen pengganti yaitu Bpk.Hendras dan Ibu. Utami. Beliau juga merupakan salah satu dosen Enterpreneur di UC. Beliu menggambarkan tentang value addit pada sebuah produk untuk menambah nilai dari barang tersebut . di ilustraasikan sebagai 3 orang pemuda yang diberikan tugas untuk menjual sisir kepada bikes di sebuah wihara. Seperti yang kita ketahui bahwa biksu identik dengan kepala “ BOTAK “ , orang pertama berhasil menjual 1 sisir kepada biksu di wihara tersebut , orang ke 2 berhasil menjual 10 buah sisir , dan orang ke 3 berhasil menjual 1000 buah sisir.. mengapa demikian??? · Orang 1 : hanya dapat menjual 1 sisir kepada biksu tersebut dengan menawarkan sisir hanya sebagai sisir saja dan dapat mengaruk kepala biksu tersebut · Orang ke 2 : dapat menjual 10 sisir kepada biksu karena dia menawarkan kepada biksu tersebut untuk di berikan kepada peziarah untuk merapikan rambut mereka sebelum berdoa di wihara tersebut. · Orang ke 3 : berhasil menjual 1000 sisir kepada biksu karena ia menjual di salah satu wihara terkenal di kota tersebut, dan ia menawarkan sisir tersebut sebagai sovenir untuk para turis yang datang , serta dapat memberikan kta mutiara di sisi sisir itu sehingga dapat di simpan sebagai kenang kenangan. Perbedaaan dari ketiga orang tersebut adalah pada pola mind set sertaa inovasi yang di tambahkan sebagai nilai tambah dari barang tersebut Orang pertama dapat di katakan seoang “ sales “ karena ia hanya menawarkan apa yang menjadi kegunaan umum dari barang tersebut. orang ke dua serta ketiga di katakan seorang “ marketer “ karena dapat menggunakan ide mereka sehingga suatu barang mempunyai banyak fungsi dan tidak berhenti pada satu kegunaan saja melainkan dapat mempunyai kegunaan lain. Selain itu beliau juga menjelaskan mengenai log frame. Log frame terdiri dari 3 bagian. Yang pertama adalah penjelasan mengenai produk. Yang kedua adalah penjelasan bagaimana mengenalkan produk. Dan yang ketiga adalah kepada siapa kita menjual produk tersebut. Jadi value addition pada suatu hal sangat di perlukan untuk menghilangkan efek “ biasa saja “ pada suatu barang/ produk baik itu jasa ataupun benda. Sehingga barang tersebut mempunyai nilai lebih di banding dengan barang yang sama., - michell lie -
Subscribe to:
Posts (Atom)